by

AMPD Datangi Kantor Kejagung RI, Pertanyaan Laporan Dugaan Korupsi Proyek Tahun Jamak Ogan Ilir 2007-2010

-Nasional-101 views

RadarSumsel.com, Jakarta- Aliansi Masyarakat Peduli Demokrasi (AMPD) kembali datangi gedung Kejaksaan Agung Republik Indonesia (Kejagung RI) di Jln. Sultan Hasanuddin, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin, 19/4/2022.

Kedatangannya bersama massa aksi tersebut ingin mempertanyakan perkembangan kasus dugaan korupsi Tahun Jamak Ogan Ilir Sumatera Selatan Tahun 2007-2010.

Menurut Imam , selaku koordinator aksi menyatakan bahwa dugaan kasus korupsi tahun Jamak Ogan Ilir Tahun 2007-2010 harus segera diusut dan diselesaikan.

“Kasus dugaan korupsi Tahun Jamak Ogan Ilir 2007-2010 saat ini sudah dilimpahkan ke Kejati Sumsel . Namun, hingga sampai hari ini masih belum ada kepastian perkembangan kasus tersebut” ungkap Imam.

Lebih lanjut dalam orasinya, Imam mendesak Kejaksaan Agung harus segera bertindak, mengusut tuntas dugaan tindak pidana korupsi pada paket proyek tahun jamak (Multy Years) Ogan Ilir (OI) tahun 2007-2010.

“Ini perkara harus segera diambil alih oleh Kejagung, meskipun saat ini mantan bupati ogan ilir saat itu Mawardi yahya saat ini menjabat wakil Gubernur Sumsel, namun ia harus mempertanggungjawabkan perbuatannya kepada masyarakat secara hukum,” imbuhnya.

“Proyek tahun jamak itu menelan dana APBD ratusan miliar lebih, nilainya cukup besar. Diduga ada kerugian keuangan negara hingga mencapai 103 Miliar itu harus dipertanggungjawabkan kepada masyarakat dan hukum,” tegas Imam.

Imam menilai, ketidakpastian soal perkembangan kasus tersebut yang sudah dilimpahkan ke Kejati Sumsel pasti akan kami kawal terus.

Selanjutnya, perwakilan dari massa aksi akhirnya bisa masuk kedalam Gedung Kejagung RI melakukan audiensi dengan perwakilan Jaksa Agung.

“Kami akan menindaklanjuti ke Kejati Sumsel secara tertulis, tentu Kejaksaan Agung RI sangat berterima kasih telah di ingatkan” Ucap Widianto Nugroho selaku perwakilan dari Kejagung RI.(**)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *