by

Ateng, Bandar Besar Narkoba Tangga Buntung Berhasil Ditangkap Polda Sumsel

-Kriminal, Sumsel-138 views

RadarSumsel.com, Muaradua – Ateng, (34) bandar besar peredaran narkoba di wilayah Palembang berhasil ditangkap Personil Ditresnarkoba Polda Sumsel dan Satresnarkoba Polrestabes Palembang.

Penangkapan Ateng sendiri. pada Minggu (25/4/21) dini hari, setelah anggota Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumsel dan Satreskrim Narkoba Polrestabas mencium keberadaan tersangka di kawasan Kebun Kopi Sarang Eleng Desa Tanjung Sari Kabupaten OKU.

Kapolrestabes Palembang, Kombes Pol Irvan Prawira Satyaputra didampingi Direktur Ditresnarkoba Polda Sumsel, Kombes Pol Heri Istu Hariono mengatakan, Pelaku merupakan bandar besar narkoba di wilayah Tangga Buntung dan sudah kami jadikan target operasi, kemarin keluarganya sudah lebih dulu kami tangkap,” ujarnya.

Dia (Ateng) berhasil kabur saat pihaknya menggerebek kawasan Tangga Buntung yang dikenal sebagai kampung narkoba pada 11 April 2021, saat itu pihaknya turut mengamankan 65 orang yang dicurigai berurusan dengan narkoba.”tambahnya

Sebelumnya polisi telah menangkap kakak kandung Ateng berinisial AB (40) di kawasan Gandus Kota Palembang pada Jumat (23/4), dari AB polisi mengamankan uang senilai Rp100 juta yang diduga hasil penjualan narkoba.

Kasatres Narkoba Polrestabes Palembang AKBP Andi Suryadi menambahkan peredaran narkoba yang dilakukan Ateng merupakan jaringan bisnis keluarga dengan sabu-sabu didapatkan dari wilayah Pekanbaru.

“Pemasok dari Pekanbaru itu mengirim kurirnya langsung ke Ateng,” katanya.

Sementara itu pelaku Ateng mengatakan, ia mendapatkan barang haram itu jenis (sabu-sabu) dengan harga Rp400 juta per kilogram dan habis diedarkan dalam tempo lebih kurang satu bulan melalui jaringan kurirnya.”ujarnya

“barang haram itu biasanya habis dalam waktu satu bulan. “Hasil keuntungan dari 1 kg sabu itu saya ambil untung sekitar Rp 100 juta,” tambahnya

Atas ulahnya, pelaku dijerat dengan Pasal 114 Ayat 2 Jo Pasal 132 Ayat 1 dan Pasal 112 Ayat 2 Jo Pasal 132 Ayat 1 Undang-Undang 35 Tahun 2009 dan terancam hukuman mati.(yzl)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *