by

Dituduh Curi Dongkrak, Guntur Warga Indralaya Tewas Dikeroyok

-Kriminal-114 views

Radar Sumsel. OGAN ILIR – Warga Desa Arisan Gading Kecamatan Indralaya Selatan Ogan Ilir, mendadak heboh. Seorang warganya bernama Guntur (29th), ditemukan bersimbah darah, tak jauh dari rumahnya.

Guntut tewas diduga menjadi korban perkelahian. Jenazah Guntur sempat dibawa ke RS Bhayangkara Palembang. Keluarga mengemubikan Guntur di Desa Sukaraja Kecamatan Indralaya Selatan, Senin (23/12/19) petang.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari lapangan, korban sedang bermain barbar (sejenis game, mirip ding dong) pada Minggu (22/12/19) dinihari.

Hal tersebut dilihat dari kantong celananya, yang terdapat koin barbar tersebut. Tiba-tiba, ia dipanggil oleh seseorang yang sampai saat ini belum diketahui siapa. Saat itulah, berjarak sekitar 50 meter dari tempatnya bermain, korban dihabisi.

“Ga tau kami berapa orang, kami belum tau siapa yang mengeroyok. Tapi kalau lihat dari kondisi korban, ga mungkin pelakunya sendirian”, ujar kakak korban, Nang.

Korban mengalami luka akibat senjata tajam di punggung, dan kaki. Pada saat ditemukan warga, korban sudah bersimbah darah.

Nang tidak mengetahui persis siapa yang menjadi musuh dari adiknya tersebut. Namun sang adik sempat diserahkan oleh warga, salah seorangnya berinisial MH (37), karena dituduh mencuri dongkrak mobil di sebuah bengkel.

Namun Guntur dilepas oleh Polsek Indralaya karena lemahnya barang bukti yang diberikan oleh rombongan MH. Sehingga, Guntur dilepaskan saat itu juga.

“Benar, dia (korban Guntur) sempat diserahkan. Tapi kurang bukti, jadi kita lepaskan”, ujar Kanit Reskrim Polres Ogan Ilir, Ipda Adi Garna saat dikonfirmasi.

MH diketahui mengalami luka bacok kepala pada saat malam tewasnya Guntur, namun kondisinya masih hidup. MH diduga turut dalam kejadian tersebut, dan saat ini dirawat di RS Charitas Palembang.

“Kita sedang menyelidik kasus ini,” jelasnya.

Dahlia (29 tahun) yang merupakan istri Guntur mendadak pingsan saat melihat jenazah suaminya, Guntur (29) tiba di rumah. Guntur, Warga Desa Arisan Gading, Kecamatan Indralaya Selatan Ogan Ilir ini tewas diduga dikeroyok.

Saat dibincangi, Dahlia banyak diam dan terlihat sangat syok. Sebab suami yang dicintainya tiba di rumah dalam keadaan terbujur kaku.

“Dia pamit sekitar jam 5 sore Minggu (22/12/19). Setelah itu ga ada kabar,” ucapnya lirih.

Berdasarkan informasi yang didapat, warga mendapati korban sudah bersimbah darah di Desa Arisan Gading, Senin (23/12/19) dinihari.

Di mana di badan korban terdapat luka senjata tajam di sekujur tubuh. Dahlia sendiri baru mendapat kabar pada Senin subuh. Ia pun langsung menghubungi keluarganya, untuk melihat kondisi korban di RS Bhayangkara Palembang.

Nyawanya tak tertolong lagi. Korban pun akhirnya tewas, meninggalkan 2 anak perempuan yang masih sangat kecil.

“Setau saya ga ada (musuh),” kata Dahlia.

Sumber : Tribunsumsel.com

(**ZRQ)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *