by

Dari Pindang Rupit Sampai Calon Kepala Daerah

-Sumsel-306 views

Radarsumsel.com. Muara Rupit— Kekayaan alam Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) memiliki sungai dan rawa-rawa (hamparan lebak) yang di dalamnya hidup berbagai jenis ikan tawar yang kaya akan omega 3, salah satu olahan kuliner yang populer di Kabupaten itu adalah pindang ikannya.

Salah satu rumah makan yang berlokasi di Kec. Rupit menyediakan berbagai macam pindang ikan mulai dari pidang patin, ayam, baung, tulang, dan tapa.

“ Khusus kuliner Muratara yang dianggap cukup dikenal masyarakat luas pindang Rupit. Memang rata-rata makanan khas di sini berbahan baku ikan sungai seperti ikan pindang patin, baung, lais dan tapa. Ada cita rasa bagi penggemar kuliner perairan tawar ini. Karena ikan yang disajikan memang dipesan khusus dari nelayan lokal.” Ujar Rifani Ahyar Qolbi tokoh pemuda di Muratara yang merupakan warga desa Lesung Batu, Kecamatan Rupit. (26/11/2020)

Lebih lanjut Rifani yang juga mantan aktivis Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) menuturkan keberadaan ikan tawar yang ada di daerah Muratara tidak sebanyak dulu, untuk itu semua pihak pemerintah dan masyarakat harus menjaga dan melestarikan lingkungan dalam penangkapan ikan jangan menggunakan putas (racun), alat setrum listrik yang dapat mematikan seluruh ikan besar dan kecil.

“Alhamdulillah Muaratara dianugerahkan tuhan dengan kekayaan sungai dan sumberdaya alam yang melimpah, untuk itu ke depan calon pemimpin (Bupati) harus dilanjutkan oleh orang yang berpengalaman dan berkulitas teruji dan terbukti” Tegas Rifani

Progress pembangunan di Muratara sudah berjalan pada posisi dan fungsinya tinggal ke depan dilanjutkan dan disempurnakan dengan pembungan yang berkelanjutan.

Menurut pengamatan Rifani, Sektor pendidikan, kesehatan, kesejahteraan petani harus menjadi program unggulan bagi calon kepala daerah, karena itu kebutuhan mendasar bagi masyarakat Muratara.

Lima tahun belakangan ini “Muratara sudah mengeliat pembangunan yang merata, dari Rumah Sakit, Puskesmas, Infrastruktur jalan dan jembatan, sudah dirasakan oleh masyarakat” Katanya.

Sementara itu, Ramadoni pengunjung  yang sedang menunggu jamuan makan siang  di rumah makan pindang Rupit mengatakan “ Setiap kali saya berkunjung ke muratara itu wajib untuk menyantap makan siang di Rumah Makan Pindang Rupit, rasanya yang bikin ketagihan selain rasa tempat dan pemandangan dipinggir sungai  itu bagus jadi bikin nafsu makan kita meningkat dan harganya  pun bersahabat”.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *