by

Pembangunan Jembtan Terkesan Asal-asalan, LSM GERANAK Anti Korupsi Lapor ke Kejaksaan Tinggi Sumsel.

-Sumsel-219 views

Radar Sumsel.com, OKI- LSM GERANAK (Gerakan Anti Korupsi ) mempersoalkan pembangunan jembatan poros yang terletak di Desa Mukti Jaya kecamatan air sugihan kabupaten Ogan Komering ilir. Pasalnya, pengerjaan jembatan tersebut terkesan asal-asalan dan dugaan tidak sesuai dengan Rancangan Anggaran Biaya (RAB). Selain itu tim GERANAK juga membuat lapran ke kejaksaan Tinggi sumsel untuk segerak ditindak lanjuti temuan hasil investigasi mereka di lapangan.

“Kami telah membuat laporan pengaduan yang sudah diserahkan ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumsel tanggal 09/06/2022 kemarin” kata Pendy, Koordinator Tim Geranak Sumsel . Senin, 27/06/2022.

Menurut Pendy “Pengerjaan proyek tersebut diduga dilaksanakan asal-asalan dan tidak maksimal karena dari awal pengerjaan saja sudah ambruk dan terlihat pada permukaan badan jalan mengalami kerusakan.

“Lanjutnya, Jembatannya sekarang memang sudah diperbaiki walau sempat ambruk tidak lama setelah selesai pengerjaannya, namun sudah mengalami kerusakan kembali terlihat di permukaan badan jalan sudah ada retak retak dan bergelombang. Hal ini tentu dapat membahayakan pengguna jalan saat melintasi jembatan tersebut” pungkas Pendy

Lanjut pendy “Berdasarkan hasil investigasi kami ada dugaan penyimpangan, karena diduga spesifikasi tidak sesuai dengan Rancangan Anggaran Biaya (RAB) dan diduga adanya pengurangan volume bangunan, Ini terlihat jelas secara kasatmata, seperti kedalaman dan jumlah pakubumi semuanya diduga tidak sesuai dengan RAB selain itu, seperti Pengecoran diduga tidak menggunakan, Readymix dan permukaan jembatan tampak bergelombang.


Menurutnya dalam proses pengerjaan ada dugaan tindakan yang mengarah pada KKN (Korupsi, Kolusi, Nepotisme) yang mengakibatkan kerugian negara, makanya kami melaporkannya ke Kejaksaan Tinggi”, Ungkap Pendy

Melalui via whatsahapp Ketua GERANAK Sumsel , ADI.Z.A membenarkan bahwa pihaknya telah membuat laporan ke kejaksaan tinggi Sumsel, dan dirinya berharap agar laporanya segera ditindak lanjuti.

“Kami meminta kepada Kejati Sumsel untuk mengusut tuntas semua pihak yg terlibat dalam pembangunan jembatan poros dalam hal ini dinas PU OKI juga pihak pemborong” tegasnya.

Berdasarkan dari penelusuran media ini di LPSE, proyek Jembatan dengan nama tender Pembangunan Jembatan Poros mukti jaya, satker Dinas pekerjaan Umun dan penata Ruangan, dikerjakan oleh PT. Sukses Sarrie kintano dengan anggaran senilai Rp. 13,281,000,000,00.(AR)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *