by

Buron 4,5 Tahun, Pembunuh Juru Parkir Wanita di Palembang Ditangkap

-Kriminal-167 views

RadarSumsel.com, Palembang – Sempat buron 4,5 tahun. Pelarian Ifriadi alias Adi (30) tersangka kasus pembunuhan terhadap juru parkir wanita berinisial AS (45) di Jalan Demang Lebar Daun, Kecamatan IB I Palembang akhirnya terhenti.

Dia ditangkap Unit Reskrim Polsek IB I Palembang di kawasan Jalan Kancil Putih, Kecamatan IB I Palembang, Senin (31/5/2021) malam. Bahkan, Adi diberikan tindakan tegas lantaran melawan dan kabur dari sergapan aparat

Kapolsek IB I Palembang Kompol Roy Aprian Tambunan mengatakan, tersangka terkenal licin dalam penangkapan. Beberapa kali dilakukan penggerebekan Adi berhasil meloloskan diri.

“Selama melarikan diri, tersangka ini sangat sering berpindah-pindah tempat. Bahkan pernah kabur sampai ke pulau Jawa,” ujarnya, Selasa (1/6/2021).

Penangkapan Ifriadi sendiri berlangsung dramatis karena diwarnai perlawanan dari tersangka. Tak terima hendak ditangkap, tersangka terus berusaha kabur dari kejaran petugas bahkan nekat melompat dari lantai dua tempatnya bersembunyi.

Bahkan ia juga sempat bersembunyi di semak-semak sehingga cukup menyulitkan petugas saat akan menangkapnya.
Hingga akhirnya petugas meng hadiahi timah panas di kakinya.

“Ini adalah penggerebekan kesekian kalinya yang dilakukan anggota kami. Tadi yang terakhir, tersangka ini lompat dari lantai dua dan sempat kabur. Akan tetapi tim kita dibantu dengan masyarakat, membantu mengarahkan kemana tersangka ini melarikan diri. Sudah sempat diberi tembakan peringatan, tapi tetap diabaikan. Hingga akhirnya tersangka kita beri tindakan tegas dan terukur,” jelasnya.

Berdasarkan data dari kepolisian, diketahui tindak pengeroyokan yang dilakukan tersangka Ifriadi bersama kedua rekannya terjadi Selasa (28/1/2017) lalu sekitar pukul 00.10 WIB.

Saat itu korban yang diketahui bernama Asnah (45) sedang menjalankan pekerjaannya sebagai juru parkir di halaman KFC Demang Jalan Demang lebar Daun Kelurahan Demang lebar daun kecamatan Ilir Barat I Palembang.

Kemudian tersangka Ifriadi bersama dua rekannya, F dan A (DPO) mendatangi korban untuk meminta jatah parkir sebesar Rp. 20 ribu.

Permintaan itu ditolak korban dan langsung marah-marah kepada tersangka. Tak terima mendapat sikap seperti itu, tersangka Ifriadi lantas mengeluarkan pisau dari pinggangnya dan langsung ditusuk ke punggung korban.

Sedangkan F (DPO) menusuk dada korban dengan obeng yang dibawanya, sementara A (DPO) menunggu di atas motor.

Selanjutnya dengan berbonceng tiga, mereka langsung bergegas pergi setelah melihat korban tergeletak bersimbah darah.

Korban sempat ditolong warga yang langsung membawanya ke Rumah Sakit Siti Khodijah namun nyawanya tidak berhasil terselamatkan.

Sementara itu, saat diwawancarai, tersangka Ifriadi mengakui perbuatannya yang sudah mengakibatkan tewasnya korban.

“Iya saya tahu dia meninggal,” ujarnya saat menjalani perawatan di IGD RS Bhayangkara Moh Hasan Palembang.

Namun Afriadi enggan mempertanggung jawabkan perbuatannya sehingga ia terus berusaha kabur dari kejaran petugas.

Diketahui pula, ini bukanlah kali pertama bagi Afriadi harus berurusan dengan hukum.Pria pengangguran ini sebelumnya sudah tiga kali keluar masuk penjara.

“Dua kali masuk (penjara) karena berkelahi. Satu kali masuk lagi karena sajam. Ini yang keempat kalinya saya masuk lagi,” ujarnya. (**)

Berita ini telah Tayang di www.prosumsel.com Dengan Judul Buron 4,5 Tahun, Pembunuh Juru Parkir Perempuan Di Demang Ditembak Polisi

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *