by

Mutiah Menyelesaikan Magister Pendidikan Islam di IAIQI Mengangakat Tesis Tentang Metode Ustmani Literasi Al-Qur’an

RadarSumsel.com-INDRALAYA. Program Pascasarjana Institut Agama Islam Al-Qur’an Al-Ittifaqiah Indralaya (IAIQI) kembali meluluskan Magister Pendidikan Islam bernama Mutiah dengan menempuh proses perkuliahan selama empat semester, dalam ujian terbuka Tesis berjudul Penerapan Metode Utsmani pada Pembelajaran dalam Meningkatkan Literasi Baca Al-Qur’an di SD IT Menara Fitrah acara berlangsung di Gedung Idaroh Ruang Mardiansyah Meeting Room (MMR). Rabu 28 Juni 2023.

Mutiah berhasil mempertahankan tesisnya dengan predikat (A) di hadapan Ketua siding terbuka Dr.H.Firdaus Basuni, M.Pd. Sekretaris Dr. Hilmin, M.Pd.I, penguji I Dr. Dwi Noviani, M.Pd.I dan Penguji II Dr. Zainuddin, M.Pd.I.

Dalam penjelasannya Mutiah mengatakan bahwa Metode Utsmani merupakan metode pembelajaran membaca Al-Qur’an yang menggunakan tiga tahapan dalam proses pembelajaran, yaitu dengan menggunakan Metode Riwayah, Metode Diroyah dan Metode Praktis Membaca Al Qur’an.

Sesuai dengan fokus penelitian, maka tujuan penelitian ini adalah pertama, mendeskripsikan penerapan metode Utsmani pada pembelajaran Al Qur’an di SD IT Menara Fitrah. Kedua, mendeskripsikan faktor-faktor yang mempengaruhi Penerapan Metode Utsmani pada Pembelajaran Al Qur’an di SD IT Menara Fitrah. Ketiga, menganalisis implikasi penerapan Metode Utsmani pada pembelajaran Al Qur’an di SD IT Menara Fitrah. Tutur Mutiah

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa, pertama, penerapan metode Utsmani dalam pembelajaran Al Qur’an di SD IT Menara Fitrah hasilnya sudah baik. Hal ini dapat dilihat dari kompetensi guru dalam penguasaan metode, media pembelajaran yang memadai, dan sistem yang sesuai dengan pembelajaran, seperti penilaian atau evaluasi yang menyeluruh.

Kedua, berdasarkan wawancara dan observasi dapat diketahui bahwa faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan penerapan metode Utsmani dalam pembelajaran Al Qur’an di SD IT Menara Fitrah hasilnya meliputi 2 faktor yaitu faktor internal (minat, bakat, kecerdasan siswa) dan faktor eksternal (memiliki guru yang berkompeten, sarana dan prasarana yang menunjang pembelajaran Al Qur’an di SD IT Menara Fitrah). ” Ujar Mutiah saat diwawancara setelah ujian terbuka.

Lanjut Mutiah, Tujuan pembelajaran tidak hanya fokus membentuk bacaan Al Qur’an atau dapat membaca Al Qur’an dengan baik dan benar saja, tetapi adanya pembentukan karakter seorang muslim yang memiliki akhlak yang terpuji.

Ketiga, implikasi penerapan metode Utsmani pada pembelajaran Al Qur’an di SD IT Menara Fitrah hasilnya adalah siswa telah mampu membaca Al Qur’an dengan baik dan benar dalam penyebutan makhorijul huruf, sifatul huruf, panjang pendek(mad wal qosr) dan berdasarkan kaidah tajwid. Tutup Mutiah

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *