by

Penelitian Program Tahfidz Al-Qur’an Menghantarkan Nuril Pitriyati Menyandang Gelar Magister Pendidikan

RadarSumsel.com-INDRALAYA. Program Pascasarjana Institut Agama Islam Al-Qur’an Al-Ittifaqiyah Indralaya (IAIQI) kembali meluluskan Magister Pendidikan atas nama Nuril Pitriyati dengan menempuh proses perkuliahan selama empat semester, dalam Ujian Terbuka Tesis berjudul Implementasi Program Tahfidz dalam Membentuk Kebiasaan Menghafal Al-Qur’an di MI PIAT Tanjung Seteko acara berlangsung di Gedung Idaroh Ruang Mardiasnyah Meeting Room (MMR). Selasa, 23 Mei 2023.

Nuril Pitriyati berhasil mempertahankan tesisnya dengan predikat (A) di hadapan Ketua sidang terbuka Dr. H. Firdaus Basuni, M.Pd. Sekretaris Dr. Dwi Noviani, M.Pd.I, Penguji 1 Dr. Bahrum Amir, M.Ed, Penguji 2 Dr. Komaruddin Sassi, M.M.

Dalam penjelasannya Nuril Pitriyati mengatakan bahwa Penelitian ini dilatar belakangi atas munculnya kurangnya peminat peserta dalam mengikuti program tahfidz al-Qur’an di MI PIAT Tanjung Seteko. Hal ini diakibatkan karena adanya pembelajaran tahfidz pada setiap masing-masing kelas, sehingga peserta didik merasa tidak perlu lagi mengikuti program tahfidz yang dilaksanakan sehabis pulang sekolah.

Penelitian ini membahas tentang implementasi program tahfidz dalam membentuk kebiasaan menghafal al-Qur’an di MI PIAT Tanjung Seteko. Adapun tujuan pada penelitian ini, pertama untuk mengetahui dan mendeskripsikan implementasi program tahfidz al-Qur’an di MI PIAT Tanjung Seteko.

Kedua untuk mengetahui dan mendeskripsikan proses pembentukan kebiasaan menghafal al-Qur’an melalui program tahfidz di MI PIAT Tanjung Seteko. Ketiga untuk mengetahui dan mendeskripsikan faktor yang mendukung dan menghambat implementasi program tahfidz dalam membentuk kebiasaan menghafal al-Qur’an di MI PIAT Tanjung Seteko.

Dalam penjelasan Nuril prempuan yang masih lajang itu menuturkan, selama proses penelitian ini banyak sekali temuan yang akan menjadi masukan saran untuk peningkatan minat siswa agar mengikuti program Tahfidz Al-Qur’an penuh dengan kecintaan dan kesadaran menjadi seorang Hafidh dan Hafidzoh

Lajut Nuril, hasil dalam penelitian ini adalah sebagai berikut. (1) Implementasi program tahfidz di MI PIAT Tanjung Seteko Seteko sudah sesuai dengan tahapan-tahapan dalam program tahfidz al-Qur’an, diantaranya menetapkan program tahfidz, menentukan indikator keberhasilan, menentukan penanggung jawab dan adanya jadwal dalam kegiatan tersebut.

Dalam pelaksanaannya program tahfidz ini menggunakan metode taqrir, mu’aradah, sima’an dan kitabah untuk membantu peserta didik dalam menghafal al-Qur’an. (2) Program tahfdiz al-Qur’an di MI PIAT tanjung Seteko memberikan dampak yang besar terhadap kebiasaan peserta didik dalam proses menghafal al-Qur’an.

Nuril menambahkan. Proses pembentukan kebiasaan menghafal peserta didik dapat dibentuk melalui proses muraja’ah yang dilakukan setiap kali pertemuan, dengan melakukan muraja’ah dapat menjadikan bacaan al-Qur’an bagi peserta didik lebih sesuai dengan tajwidnya.

Faktor yang mempengaruhi dalam implementasi program tahfidz dalam membentuk kebiasaan menghafal al-Qur’an MI PIAT Tanjung Seteko ini terbagi menjadi dua, yaitu: (a) faktor pendukung, adapun yang menjadi faktor pendukung adalah sehat fisik, sarana dan prasarana yang memadai dan motivasi dari guru serta orang tua; (b) faktor penghambat, kemudian yang menjadi faktor penghambatnya adalah belum lancaranya dalam membaca al-Qur’an, malas muraja’ah, kurangnya motivasi dari orang tidak dan kurangnya pembimbing yang khusus di bidang tahfidz. Ujar Nuril Pitriyati saat diwawancarai setelah Ujian Terbuka.

Dalam penelitian ini Nuril Pitriyati sebagai peneliti di dalam penelitian ini mengharapkan pihak Madrasah dapat lebih meningkatkan dan mengembangkan faktor-faktor yang mendukung dalam implementasi program tahfidz dan memperbaiki faktor yang menghambat peserta didik dalam menghafal al-Qur’an.

Kemudian penulis mengharapkan juga agar pembimbing memberikan metode-metode yang kreatif, inovatif dan menarik bagi siswa dalam menghafal al-Qur’an sehingga pembelajaran yang dilaksanakan tepat sasaran, mencapai tujuan pembelajaran dan mempertahankan keberhasilan yang sudah dicapai. Pungkas Nuril

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *