by

Anggota DPR RI Yulian Gunhar Angkat Bicara “Jangan Ada Lagi Penolakan Jenazah Covid-19”

-Nasional-222 views

RadarSumsel.com-PALEMBANG. Masyarakat Kabupaten Ogan Ilir, Prov. Sumatera Selatan dihebohkan dengan penolakan warga terhadap pemakaman jenazah pasien positif COVID-19. Aksi penolakan itu terjadi di Desa Tanjung Pering, Kecamatan Indralaya Utara, Ogan Ilir, kemarin (21/07/2021).

Tak hanya itu, jenazah tersebut bahkan sampai ditolak warga di tiga tempat yang berbeda, yakni TPU Tanjung Pering, TPU Timbangan dan lahan miliknya di Permata Baru, Ogan Ilir Provinsi Sumsel.

Menanggapi adanya penolakan jenazah tersebut, Anggota DPR RI Dapil Sumsel II, Yulian Gunhar, SH.MH angkat bicara. Gunhar menghimbau kepada pemerintah setempat untuk menyediakan Tempat Pemakaman Umum (TPU) khusus Covid-19.

“Melihat aksi penolakan warga, Pemerintah dan pihak terkait sebaiknya menyediakan lahan pemakaman khusus bagi jenazah COVID-19 sesuai protokol, agar tidak ada lagi cerita jenazah Covid-19 yang terlantar akibat ditolak oleh warga,” kata Gunhar melalui keterangan tertulis, Kamis (22/07/2021).

Gunhar mengemukakan, jika setiap pasien yang meninggal akibat COVID-19 adalah sesama saudara yang harus diperlakukan dengan penghormatan yang baik. Bahkan menurut Majelis Ulama Indonesia (MUI), pasien COVID-19 meninggal dunia yang sebelumnya telah berikhtiar untuk mencegah dan atau mengobatinya, maka pahalanya sama seperti mati syahid.

Selain itu, Gunhar juga meminta agar tim gugus tugas yang telah dibentuk untuk segera memberikan edukasi kepada masyarakat secara masif. Khususnya tentang keamanan pemakaman korban COVID-19 yang sudah sesuai SOP.

“Masyarakat perlu menyadari, jika pasien Covid-19 yang telah meninggal, sudah tidak ada pengaruh apa-apa, apa lagi ada penularan dan sebagainya. Jangan panik. Saya sedih sekali melihat ada yang akan dimakamkan harus ditolak, padahal ini bukan sebuah aib, ini cobaan,” ucap legislator penyintas Covid-19 tersebut.

Ia menegaskan jika masyarakat perlu diedukasi bahwa pemakaman memakai Standar Operasional Prosedur (SOP), tidak apa-apa karena sudah sesuai prosedur. Mohon agar masyarakat tidak menolak jika ada pemakaman yang meninggal akibat virus tersebut. (**Rilis)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *