by

Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan, Hj. Eva Susanti; Keragaman Agama dan Suku Modal Pembangunan

-Nasional-189 views

Radar Sumsel.com–Anggota MPR RI/DPD RI Hj. Eva Susanti menggelar sosialisasi Empat Pilar kebangsaan dan kenegaraan yakni; Pancasila, Undang-Undang Dasar  (UUD) Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), Bhinneka Tunggal Ika di Dusun Jelabat Desa Serba Guna Kecamatan Belitang I Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur (OKU Timur), Tampak antusias ratusan masyarakat menghadiri acara tersebut. (Jum’at 7/02/2020).

Eva Susanti Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD RI) sebagai pembicara tunggal yang menyampaikan pokok-pokok penting isi dari Empat Pilar terdiri; Pancasila, UUD 1945, NKRI, Bhinneka Tunggal Ika. “Sosialisasi Empat Pilar kebangsaan adalah kewajiban bagi kami anggota MPR RI/DPD RI, sebagai wadah untuk kami membina konstituen dalam menanamkan nilai-nilai empat pilar” Jelas Eva

Lebih lanjut Senator Dapil Sumsel itu menjelaskan, Belakangan ini sering kita lihat banyak sekali paham-paham atau aliran yang merasa paling benar sendiri, sehingga mengedepankan ego pribadi dan kelompok tertentu saja. Ini menimbulkan perpecahan sesama anak bangsa, Bom bunu diri, perang antar suku karena perbedaan. Peristiwa ini menjadi perhatian bagi kita semua. Padahal dari perbedaan itulah menjadi pelengkap yang saling melengkapi untuk modal pembangunan sumber daya manusia, suku komering dapat belajar dengan orang jawa, orang batak dapat belajar dari suku Bali begitupun sebaliknya.  

“Indonesia ditakdirkan tuhan dengan beragam suku, agama dan budaya yang sangat majemuk, para pendiri bangsa telah sepakat dengan falsafah Pancasila sebagai pegangan kita semua karena nilai-nilai terkadung didalamnya diambil dari kondisi Indonesia” Ujar Eva.

Secara singkat perempuan yang akarab disapa Yuk Eva menguraikan arti Pancasila. Pertama Ketuhanan yang Maha Esa, sejak dari nenek moyang kita orang Indonesia percaya kepada Tuhan di setiap masing-masing agama, dari percaya kepada tuhan inilah diharapkan setiap pemeluk agama menjadi ta’at atas perintah tuhan dan ajaran agamanya.

“Kalu kito galo-galo disini sudah yakin dengan tuhan dan menjalankan perintahnya. Idak katek lagi pencuri, tidak ada lagi saling bermusuhan, saling membenci, membunuh. karena tuhan mengajarkan kebaikan dan saling menyayangi sesama makhluk ” Canda Eva dengan bahasa Palembangnya

Lanjut Eva. Kedua Kemanusiaan yang adil dan beradab. Atas dasar nilai-nilai kemanusiaan kita tidak akan lagi terpecah dengan perbedaan suku dan agama. Ketiga Persatuan Indonesia. Kita kuat jika kita bersatu, kita akan runtuh ketika kita bercerai berai tidak saling peduli. Keempat Hikmat kebijaksanaan dan permusyawaratan/perwakilan adalah kunci keharmonisan kita semua. Pilkada OKU Timur akan digelar, tentu kita harus mengedepankan kebijkasanaan saling menghargai perbedaan atas pilihan masing-masing. Kelima setelah kita dapat mewujudkan semua sila, tujuan ahir kita keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia. Tegas Eva

Pada kesempatan acara sosialisasi salah satu peserta bernama Halimah menyampaikan ucapan terimakasih atas kedatangan Ibu Eva Susanti di Desa Serba Guna. “Kami bangga didatangi anggota DPD RI, berharap acara semacam ini terus dilaksanakan di desa kami, kami rakyat biasa perlu sentuhan langsung dari pemerintah” Ujar Halimah.

Sementara itu Eva memberikan tanggapan “kita sama-sama berdo’a semoga dilain waktu kita dapat berjumpa lagi, saya dipilih oleh rakyat tentu saya tidak akan jauh dari rakyat” Tutup Eva     

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *