by

Sah! Wabup OKU Jadi Tersangka Kasus Tanah Kuburan, Pra Peradilan Ditolak

-Kriminal-138 views

Radar Sumsel.com – Gugatan nomor 2/Pid.Pra/2019/PN BTA dibacakan Hakim tunggal Pengadilan Negeri (PN) Baturaja, Agus Safuan Amijaya SH, menolak gugatan pra peradilan Wabup OKU Johan Anuar pada sidang putusan di Ruang Sidang Cakra PN setempat, Senin 13 Januari 2020, pukul 14.30 WIB.

Dengan ditolaknya permohonan pemohon dalam hal ini Johan Anuar, berarti merupakan kemenangan bagi Penyidik Ditreskrimsus Polda Sumsel. Yang menyamakan kedudukan menjadi imbang 1 – 1 dari putusan itu, sah Wabup OKU jadi tersangka kasus korupsi tanah kuburan.

Pembacaan amar putusan hakim di persidangan itu dihadiri kedua kuasa hukum pemohon dan termohon. Kuasa hukum pemohon yaitu dari Kantor Advokat Titis Rachmawati, S.H., M.H., C.L.A. Sedangkan termohon dari Bidkum Polda Sumsel.

Sebelumnya, dalam kasus yang sama dipersangkakan kepada Johan tahun 2016 lalu, Ketua DPD Partai Golkar OKU ini mengadakan ‘perlawanan’ dengan menggugat praperadilan atas di-tersangka-kan dirinya oleh penyidik Polda Sumsel.

Johan Anuar akhirnya memenangkan gugatan praperadilan tersebut, pada 28 November 2016.

Nah, ditolaknya permohonan praperadilan ‘ronde kedua’ dalam kasus yang sama awal tahun 2020 ini, membuat penyidik bakal melanjutkan proses hukum status Johan Anuar sebagai tersangka .

Usai persidangan putusan, kuasa hukum termohon dari bidkum Polda Sumsel menolak memberikan keterangan saat diwawancarai puluhan awak media. Mereka memilih bungkam hingga meninggalkan Gedung PN Baturaja.

Pada peristiwa Sebelumnya, Johan Anuar pernah memenangkan gugatan praperadilan kepada Kapolda Sumsel pada akhir 2016 lalu. Kala itu putusannya dibacakan hakim tunggal Singgih Wahono SH serta dihadiri kuasa hukum penggugat dan tergugat.

Pada sidang putusan tersebut, Hakim Singgih menerima gugatan termohon Johan Anuar. Hakim juga memerintahkan penyidik Polda Sumsel untuk menghentikan kasus Johan Anuar. Memerintahkan mencabut status tersangka Johan karena dinilai tidak memenuhi berbagai unsur hukum. (**AD)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *