by

Madrasah Ibtidaiyah (MI) Nurul Falah Desa Serikembang Kec. Muara Kuang Terus Berbenah untuk Kualitas Pendidikan

RadarSumsel.com-OGAN ILIR. Di tengah pengaruh globalisasi pendidikan dan persaingan lembaga pendidikan yang semakin kompetitif. Madrasah Ibtidaiyah (MI) Nurul Falah Desa Serikembang Kec. Muara Kuang Kabupaten Ogan Ilir dalam keterbatasannya terus berbenah untuk meningkatkan standar mutu dalam kualitas pendidikan. 02/03/2023.

 

Dapat diajungi jempol Madrasah swasta (MI) Nurul Falah secara kualitas pendidikan masih diminati dan dipercaya oleh masyarakat, maklum saja sekolah swasta yang notabenenya bukan sekolah berbayar seperti sekolah swasta di perkotaan.

 

Kepala Sekolah Madrasah Ibtidaiyah (MI) Nurul Falah Maryani Asmuni ,SE, S.Pd.I menjelaskan kami tetap menjaga kualitas dan mutu pendidikan dengan segala keterbatasan, sementara ini jumlah  Guru 12 orang yang sudah S.1 ada 10 orang sedangkan yang telah memiliki sertifikasi berjumlah 5 orang.

Untuk ruang kelas belajar sudah cukup dari kelas 1 sampai kelas 6 disertai juga dengan ruang perpustakaan, ruang guru dan kepala sekolah serta toilet. Kami lebih banyak memfokuskan pendidikan akhlaq dan budi pekerti serta dasar-dasar agama Islam sebagai kekhasan dan identitas sekolah madrasah. Disamping itu kelebihan kita memiliki areal bermain halaman yang sangat luas dan terbuka hijau. Alhamdulillah sekolah ini mendapat dukungan dan dipercaya oleh masyarakat dengan memasukkan anaknya di sekolah MI, peserta didik kita berjumlah 70 orang laki-laki dan perempuan.  Ujar Maryani yang juga guru senior di sekolah ini

 

Lebih lanjut Maryani mengatakan. Kedepan  kami akan terus berupaya meningkatkan kopetensi dan profesionalitas guru, pemenuhan sarana dan prasarana serta peningkatan mutu lulusan. Alhamdulillah kita banyak dibantu iuran infaq shodaqoh dari para alumni sebagai bentuk perahatian terhadap madarasah ini untuk memenuhi biaya rutin.

 

Salah satu alumni Madrasah swasta (MI) Nurul Falah serikembang Dr.Hilmin.M.Pd.I ketika dimintai pendaptnya menjelaskan. Sekolah ini merupakan satu-satunya Madrasah yang masih bertahan di tengah masyarakat se-Kecamatan Muara Kuang. Di era kisaran tahuan 1966-an kebijakan dalam rangka menangkal paham komunisme yang saat itu adanya peristiwa G.30 S PKI. Pemerintah mendorong agar di setiap Desa didirikan sekolah-sekolah madrasah swasta, dan berlangsung dengan baik direspon oleh masyarakat karena sekolah masdrasah selaras dengan kondisi sosial dan keagamaan masyarakat dengan semangat gotong royong urun rembuk mendirikan bangunan sekolah sebagai wujud amal jariah.

Namun masuk dalam era tahun 2000-an sekolah madrasah swasta banyak yang tidak terurus dan gulung tikar, dikarenakan banyak faktor dari guru tenaga pengajar, manajemen, disamping itu juga kalah bersaing dengan sekolah Dasar Negeri yang fasilitas, sarana prasarana pendidikan ditanggung oleh pemerintah, sedangkan sekolah madrasah swasta kurang mendapat perhatian dari pemerintah daerah dan kementerian agama. Ujar Hilmin alumni MI Nurul Falah tahun 1997

 

Lebih lanjut Hilmin mengatakan “MI Nurul Falah telah memberikan kontribusi nyata dalam mebentuk manusia terdidik, beriman dan berilmu, sudah banyak para alumninya menduduki posisi penting dan strategis di pemerintahan dan profesi lainnya”

Saya kira tidak bisa dilepaskan korelasi antara pendidikan dasar di MI dulunya dengan menjadi apa seseorang dan dalam profesi apa, pendidikan dasar itulah yang akan mempengaruhi orang secara permanen dan jangka panjang. Sesuai dengan teori ilmu pendidikan. Karena pendidikan dasar itu adalah pondasi bagi seseorang dalam membentuk cara berpikirnya, bertindak dan berprilaku. Alhamdulillah saya bersyukur dulu dididik di sekolah MI Nurul Falah. Tutupnya

 

 

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *