by

Setahun 3 Kali Kebakaran Pertamina, Yulian Gunhar Fraksi PDIP “Tak Lazim Harus Ada Investigasi

-Sumsel-63 views

RadarSumsel.com, Palembang- Sepanjang 2021 atau tak sampai setahun, kilang-kilang minyak milik PT Pertamina (Persero) mengalami beberapa kali kebakaran. Tercatat, sudah 3 kali terjadi kebakaran kilang minyak milik salah satu perusahaan BUMN tersebut.

Terakhir peristiwa terbakarnya kilang minyak milik PT Pertamina terjadi pada Sabtu (13/11/2021) di area Kilang Pertamina di Cilacap, Jawa Tengah.

Kejadian tersebut menjadi perhatian dari anggota DPR RI khususnya komisi VII fraksi PDI Perjuangan, Yulian Gunhar. Seperti dilansir dari akun Instagram @gunharpaduka, Senin, 15 November 2021, oleh RadarSumsel, Sabtu, 20 November 2021.

Menurut Yulian Gunhar dalam akun Instagramnya, “Siang tadi (15/11/2021) Kami dari kelompok komisi VII fraksi PDI Perjuangan melakukan konferensi pers. Upaya ini kami ambil dalam rangka menyikapi peristiwa kebakaran yang kembali menimpa kilang Pertamina, Sabtu, 13 November 2021, kemarin.”

Anggota Komisi VII fraksi PDI Perjuangan itu melihat, “ada sesuatu yang tak lazim terhadap kejadian kebakaran kilang milik Pertamina di Cilacap tersebut karena sudah terjadi berulang ulang”.

“Kami melihat hal yang tidak lazim. Sebab dalam kurun waktu setahun, setidaknya Pertamina sudah mengalami tiga kali kebakaran dengan alasannya sama, yakni akibat petir. Bahkan jika ditelisik lebih jauh, Pertamina bahkan telah mengalami 16 kali kebakaran dalam rentang waktu 2008-2021″,ungkapnya

“Mestinya dengan kemampuan teknologi sekarang, standar pengamanan bisa jauh lebih baik. Tapi nyatanya peristiwa kebakaran sudah terjadi berkali-kali. Tentu ini butuh evaluasi dan tindakan preventif, bahkan audit internal secara besar-besaran”, katanya

Lebih lanjut Fraksi PDIP DPR RI itu juga meminta PT Pertamina harus melakukan investigasi secara menyeluruh bukan hanya dari peningkatan operation standars nya saja tapi juga melakukan evaluasi sumber daya manusianya terkait kebakaran kilang tersebut.

Selain itu juga, Yulian Gunhar meminta ketegasan kementerian BUMN dan direksi Pertamina untuk segera bersikap terhadap jajarannya.

“Harus ada pihak yang bertanggungjawab atas semua peristiwa beruntun tersebut”,ujarnya

“Disamping itu juga, “Kami akan mendesak agar aparatur negara yang berwenang untuk melakukan penyelidikan, sesegera mungkin. Jika memang ada faktor kesengajaan, dalam artian ada pihak tertentu yang terindikasi berkepentingan demi mendulang keuntungan, maka harus ditindak cepat. Agar peristiwa seperti ini tidak berulang lagi,” imbuhnya.

“Sebab untuk tiga peristiwa kebakaran terakhir, penyebabnya sama, yakni karena petir. Padahal kita semua tahu, bahkan sejak zaman batu pun petir sudah ada. Sekalipun memang disebabkan oleh petir, artinya belum ada tindakan penanganan serius dari pihak-pihak terkait” ujarnya

Pembentukan Panja dan Pansus adalah langkah menyusul yang akan kami ambil setelah hasil investigasi Pertamina keluar. Sebab sampai saat ini, belum ada laporan jelas terkait peristiwa kebakaran beruntun yang menimpa kilang Pertamina.

Lebih dulu, kami akan melihat langkah Pertamina, apakah melihat masalah ini sepele apa tidak, terutama keberanian mereka dalam mengambil tindakan tegas kepada pihak-pihak terkait.(**)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *