by

Astaga!!! Lantaran Telinga Anaknya Disentil, Orang Tua Siswa Tega Bacok Kepala Sekolah

-Kriminal-77 views

RadarSumsel.com, Lampung – Kepala Sekolah SD Negeri 04 Tiyuh Karta Kecamatan Tulang Bawang Udik, Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) menjadi korban pembacokan yang dilakukan orang tua murid berinisial (BD), warga RK 001, RW 002 Tiyuh setempat, Kamis (30/9)

Peristiwa pembacokan tersebut terjadi Kamis (30/9) sekitar pukul 11 00 WIB, di ruangan sekolah setempat. Diduga pembacokan tersebut terjadi lantaran BD emosi setelah anaknya cekcok dengan salah satu siswa di sekolah setempat.

Akibat pembacokan korban bernama Riwansya Rillah (50) mengalami luka cukup parah dengan 22 luka jahitan dan menjalani perawatan intesif tim medis di Puskesmas Kartaraharja

Saat ditemui wartawan, motif pembacokan tersebut, menurut keterangan korban, karena pelaku mengira dirinya telah melakukan kekerasan kepada anak pelaku.

Lebih lanjut Riwansyah menuturkan, kejadian tersebut bermula dari perkelahian empat siswa, yang mana salah satunya adalah anak BD. Adapun penyebab perkelahian itu karena anak BD tersebut marah, telah dikurung di kamar WC/toilet oleh teman-temannya.

“Melihat perkelahian itu, saya langsung melerai dan memberikan hukuman kepada keempat siswa tersebut berupa sentilan pada daun telinga mereka masing-masing, tidak sengaja sentilan saya terkena kepala anak pelaku. Lalu anak itu pulang ke rumah,” tutur Riwan.

“Selang beberapa saat kemudian, pelaku DB, ayah dari siswa tersebut mendatangi sekolah dengan membawa senjata tajam jenis golok”

“Saat itu saya tengah di depan komputer sedang mengerjakan tugas, tiba-tiba Dia (pelaku) masuk ke dalam ruang kerja saya, dengan nada keras dia berucap kalau anaknya sudah saya pukul hingga benjol dibagian kepala sebesar telor, dia berucap ‘kuhabisi kamu..!!! sambil mengayunkan laduknya hingga mengenai lengan kiri saya,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Puskesmas Kartaraharja Dr. Ridho menjelaskan, berdasarkan Visum Et Revertum nomor 440/515/ll.02.1/TUBABA/2021, “korban dalam kondisi luka yang cukup parah dengan luka pada bagian lengan kiri atas sepanjang 9cm dengan dalam 3 cm.

Lanjut lanjut Ridho menjelaskan, “setelah diberikan oksigen kemudian korban sadar pihaknya melakukan penjahitan dibagian luka korban. Dengan total jahitan sebanyak 22 yakni jahitan luka dalam 12 simpul dan luka luar 8 simpul”. Terangnya.

Terpisah atas peristiwa tersebut diketahui sudah dilaporkan oleh anak kandung korban ke Polres setempat dengan laporan polisi LP/B-353/lX/2021/SPKT /POLRES TULANG BAWANG BARAT/POLDA LAMPUNG nama pelapor Muhammad Ariska Abib.

“Benar, saya sudah melaporkan kejadian yang dialami ayah ke Polres, kami sekluarga berharap, Polisi bisa secepatnya menangkap pelaku dan dihukum sesuai dengan peraturan dan undang-undang yang berlaku” pintanya.(*Ars)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *