by

Tengah Pandemi Covid-19, Hj.Eva Susanti Bantu UMKM Pengrajin Batik Palembang

-Sumsel-111 views

RadarSumsel.com-PALEMBANG. Agenda reses masa sidang di luar kantor digunakan Hj. Eva Susanti Anggota DPD RI Dapil Sumatera Selatan untuk membantu para pengrajin UMKM agar bangkit dan bertahan di masa pandemi Covid-19.

Selaku anggota DPD RI Eva Susanti mengagendakan rapat dengar pendapat bersama konstituen di daerah pemilihan melalui online dan ofline, salah satunya mendatangi kelompok pengrajin Rumah Batik17 Palembang yang berada di Kelurahan Talang Betutu Palembang. Senin,02/8/2021

Pengembangan batik Palembang sudah sangat langkah dan harus dibantu secara permodalan dan pemasaran serta pengembangan agar ciri khas batik Palembang dapat bersaing secara lokal dan nasional. Ujar Eva Susanti melalui Vedio Call

Dalam pertemuan kunjungan langsung diwakilkan oleh Tim Staf Ahli Eva Susanti memberikan bantuan usaha, agar dapat dipergunakan untuk menstimulus modal usaha.

Khas Batik Palembang

“Ibu Senator Eva Susnati sangat peduli dan perhatian dengan kelompok UMKM agar dapat bertahan dan eksis di tengah pandemi Covid-19. Batik Palembang merupakan kearifan lokal budaya Palembang yang harus sama-sama kita cintai dan promosikan” Tutur Eva Susanti melalui Staf Ahlinya Dr. Hilmin didampingi Rasmi Daliana, M.Pd

Hilmin mengatakan, Ibu Eva Susanti bukan hanya kali ini saja mendatangi dan membantu UMKM. Lebih dari itu, Ia setiap kali turun ke Dapil pasti yang ditanya UMKM mana yang harus kita datangi, biasanya Ibu Eva langsung mendatangi dan dialog dengan pengrajin UMKM, karena masih PPKM beliau belum bisa datang ke Palembang . Baginya UMKM adalah ujung tombak kehidupan ekomoni kerakyatan yang harus dibantu dan didukung.

Sementara itu, Agus Sari Yadi ketua kelompok pengrajin Rumah Batik17 Palembang mengucapkan terimakasih atas bantuan dan perhatian Ibu Senator Eva Susanti telah meluangkan waktu dan memberikan bantuan untuk pengembangan usaha Batik Palembang.

“Motif batik Palembang memiliki ciri khas tersendiri, batik tulis yang bercorak kembang dan pohon serta bintang dan corak songket Palembang. Batik Palembang sangat jarang melukiskan makhluk bernyawa seperti burung atau hewan lainnya” Jelas Agus

Lebih lanjut Agus mengatakan. Batik Palembang harus kita lestarikan, memang kita masih kalah bersaing dengan batik yang berasal dari luar sumatera selatan, tapi kami tetap konsisten menghidupkan budaya batik Palembang, Alhamdulillah rumah batik kami telah banyak mengahsilkan motif dan corak baru yang kekinian.

“Kami dalam produksi batik telah banyak pemesanan di luar Palembang, masih dalam wilayah sumatera selatan, kendala kami masih terbentur dengan permodalan dan pemasaran, harapan saya agar semua pihak pemerintahan agar dapar mendukung usaha UMKM kerajinan batik” Tutup Agus Sari

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *