by

Belum Genap Seminggu Bupati Ogan Ilir Dilantik, Puluhan Tenaga Honorer K2 di Berhentikan

-Sumsel-271 views

RadarSumsel.com_OGAN ILIR-Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Ogan Ilir Secara Tiba Tiba Mengeluarkan Surat Sakti dengan Memutus Kontrak Evaluasi Kinerja Pegawai Katagori Dua (K2) dan Memberhentikan Para Tenaga Honorer Yang Mengabdi Untuk Bekerja di Dinas Kominfo Dan Humas Protokol OI.

Dari Hasil Surat yang Telah Dikeluarkan oleh PJ Sekretaris Daerah (Sekda) OI Muhsin Abdullah ST, Yang Memutus Kontrak Evaluasi Kinerja Para Tenaga Honor dan Pegawai (K2) Di Lingkungan Instansi Pemerintahan OI, Jelas Terlihat Nampak Kecewa, Sedih Yang Teramat Dalam , “Kami Berkeberatan dan Jelas Jelas Tidak Terima Dengan Keputusan Surat Sakti itu, Padahal Kami Sudah Masuk Database di “BKD“ dan Data Kami Sudah di Kemendagri dak Biso Seenak Jidat PJ, Sekda Memberhentikan.

Lanjut ia, Tolong Kami Pak Wartawan, Kemana Lagi Kami Harus Mengadu, Sepertinya Surat itu Resmi Pak, dan Sekali Lagi Pak Kami Mintak Tolong Nian Identitas Kami Dirahasiakan Karena Kami Merasa Takut “Ucap Salah Satu Honorer Katagori Dua (K2), Kepada Awak Media Selasa (2/3/2021) Malam, Melalui Chat WhatsApp.

Berdasarkan Informasi yang berhasil dihimpun, surat edaran PJ Sekda OI yang mulai berimbas dengan kehidupan para honorer tersebut berisi tentang pemutusan kontrak kerja sementara bagi tenaga honorer di lingkup Bagian Protokol dan komunikasi Pemkab OI, dengan nomor surat 100/018/IX/202. Dimana berbunyi bahwa sehubungan dengan adanya penertiban administrasi dan pengefisiensian anggaran maka dengan Pemerintah Kabupaten OI akan melakukan pemutusan sementara waktu memorandum of understanding (MOU) kontrak kerja tenaga honorer di Bagian Protokol dan komunikasi Setda OI.

Kemudian sambung isi surat itu tertulis bahwa bagi saudara dan saudari yang masih berminat untuk kerjasama dengan Pemkab OI, agar dapat menyampaikan kembali draft lamaran kerja terbaru ke instansi pimpinan tadi untuk dilakukan seleksi ulang.

Sementara itu terkait polemik surat edaran pemecatan honorer dari PJ Sekda OI tersebut, nampaknya telah mendapatkan perhatian dan kritikan keras dari pihak DPRD Kabupaten OI.

Karena menurut Ketua Komisi 3 DPRD OI Amir Hamzah SH, bahwa kebijakan yang telah dibuat oleh PJ Sekda OI, sangat bertentangan langsung dengan program pemerintah provinsi Sumsel dan Pemerintah Pusat dalam mengurangi angka pengangguran dan peningkatan ekonomi masyarakat di saat kondisi Pandemi Covid 19 yang masih dirasakan sekarang.

”Apa Apa Dibalik Semua ini, baru juga dilantik Panca -Ardani sebagai Bupati dan Wakil Bupati OI, eh malah ada surat pemecatan tenaga honorer dari PJ Sekda OI, Tentu jika beralasan untuk efisiensi anggaran maka tidak perlu sampai harus adanya pemecatan tenaga kerja honorer, namun pihak terkait mesti cerdas dalam mengambil kebijakan lain untuk mencari solusi tepat mengatasi permasalahan tersebut, terhadap laporan yang telah kita terima ini dalam waktu dekat DPRD OI akan memanggil PJ Sekda OI Muhsin untuk menjelaskan polemik

Artikel ini telah ditayangkan http://wartaterkini.news/ dengan judul “Sekda OI Pecat Puluhan Tenaga Honorer K2 Humas Protokol dan Kominfo” (**RQ)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *