by

H. Yulian Gunhar SH, MH Anggota DPR RI Komisi VII, Sesalkan Maraknya Minyak Ilegal, Sebabakan 11 Rumah Terbakar

-Nasional-558 views

RadarSumsel.com.PALEMBANG–Peristiwa kebakaran yang mengakibatkan 11 rumah warga ikut terbakar diduga api berasal dari rumah Asnawi, penampung minyak ilegal, yang mengakibatkan ledakan dari sebuah mobil pickup dugaan pembawa minyak ilegal.

Kejadian ini terjadi sekitar pukul 18.30 WIB. Di daerah kilometer 7 Talang Nangka Desa Ibul Dua, Ogan Ilir, 25 Februari 2021.

Sebanyak 8 unit mobil pemadam kebakaran diterjunkan, dan bersyukur setelah lebih kurang satu jam api berhasil dipadamkan dibantu warga sekitar.

Peristiwa maraknya peredaran minyak illegal, menuai perhatian serius dari Anggota DPR RI H. Yulian Gunhar SH, MH  “saya prihatin dengan sikap aparat penegak hukum melakukan pembiaran terhadap penampungan minyak ilegal yang terjadi di Sumatera Selatan”.

Diungkap Yulian Gunhar anggota DPR RI Komisi VII yang membidangi ESDM. hal ini seharus nya tidak terjadi, jika aparat penegak hukum dan Pertamina Region Mor II bekerja sama dalam menanggulangi kebocoran minyak yang ada di Wilayah Mor II.

Ini kan bukan lagi rahasia umum, hampir sepanjang  jalan lintas timur dari depot pertamina kertapati sampai ke wilayah arah ke Prabumulih, kita bisa temukan kurang lebih 40-50 gudang penampungan minyak ilegal, baik itu hasil dari penadahan mobil tanki kencing, sampai dengan pengoplosan minyak penyulingan ilegal Sekayu-Jambi. Jelas Gunhar yang juga Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Palembang.

Lebih lanjut Yulian Gunhar yang juga telah dua periode Anggota DPR RI. “hal ini pernah disampaikan dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Pertamina di komisi VII, bahkan kita sudah pernah melakukan sidak ke lokasi gudang”.

Tapi sangat kita sayangkan, karena DPRI dan Komisi VII tidak bisa mengesekusi dengan menutup atau menyegel lokasi gudang minyak ilegal tersebut, penampungan minyak ilegal ini ada di tengah-tengah perumahan warga, dengan tidak memperhatikan keamanan dan keselamatan lingkungan sekitar. Tegas Gunhar Alumni Fakultas Hukum UNILA

Dengan peristiwa kebakaran di rumah warga, kalau sudah terjadi seperti ini masyarakat yang terkena dampak tentu resah dan siapa yang bertanggung jawab atas kerugian warga yang terdampak dari kebakaran.

Yulian Gunhar berharap ke depan. Sudah cukup, sebagai pemangku kepentingan dan aparat penegak hukum tidak boleh melakukan pembiaran dengan adanya penampungan minyak ilegal ini, dan saya menghimbau mari kita bersama-sama melakukan tindakan yang nyata untuk melakukan pembersihan gudang penampungan minyak ilegal diwilayah ini. (HN**)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *