by

Miris..! 14 Polisi di Sumsel Diberhentikan, 12 Diantaranya terlibat Kasus Narkoba

-Sumsel-181 views

RadarSumsel.com_PALEMBANG – Kapolda Sumsel Irjen Pol Prof. Dr. Eko Indra Heri S.,MM berhentikan 14 orang polisi yang bertugas di lingkungan Mapolda Sumsel dan sejumlah Polres/Polrestabes dalam wilayah hukum Polda Sumsel.

Upacara Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTD) tersebut dilaksanakan di lapangan upacara Mapolda setempat, Jumat kemarin (29/01/2021).

Dari 14 orang polisi tersebut terbanyak terlibat kasus penyalahgunaan narkoba yakni 12 orang. Sedangkan dua oknum lainnya karena mangkir dari tugas atau disersi.

Dari 12 oknum dipecat kasus narkoba, ada enam oknum tercatat telah mengikuti program Mang Pedeka Jero. Yakni program terobosan Kapolda Sumsel Irjen Eko Indra Heri untuk polisi yang mau bertaubat dari kasus narkoba.

Berikut daftar 14 oknum polisi yang dipecat Kapolda Sumsel, Jumat 29 Januari 2021:

  1. Aiptu AH, Brigadir Sium Polres Ogan Ilir, yang bersangkutan kasus narkoba, telah dilakukan tindak pemeriksaan urine terkait hal tersebut dan telah mengikuti Program Mang PeDeKa Jero ternyata urineny dinyatakan reaktif metamohetamine (shabu).
  2. Bripka Hen, Bintara Polrestabes Palembang, yang bersangkutan kasus narkoba, putusan Pengadilan Negeri Palembang dijatuhi hukuman penjara selama 6 (enam) tahun dan membayar denda sebesar Rp. 1.000.000.000,- (satu milyar), dengan ketentuan apabila pidana denda tersebut tidak dibayar maka diganti dengan pidana penjara selama 3 (tiga) bulan.
  3. Bripka MS, Bintara Polres Ogan Ilir, yang bersangkutan kasus narkoba, telah dilakukan tindak pemeriksaan urine terkait hal tersebut dan telah mengikuti Program Mang PeDeKa Jero ternyata urineny dinyatakan reaktif metamohetamine (shabu).
  4. Brigadir CAP, Bintara Polrestabes Palembang, yang bersangkutan kasus narkoba, putusan Pengadilan Negeri Palembang dijatuhi hukuman penjara selama 6 (enam) tahun dan membayar denda sebesar Rp. 1.000.000.000,- (satu milyar) dengan ketentuan apabila pidana denda tersebut tidak dibayar maka diganti dengan pidana penjara selama 3 (tiga) bulan.
  5. Brigadir AMA, Bintara Polrestabes Palembang, yang bersangkutan kasus narkoba, putusan Pengadilan Negeri Palembang dijatuhi hukuman penjara selama 4 (empat) tahun dan membayar denda sebesar Rp. 800.000.000,- (delapan ratus juta rupiah), dengan ketentuan apabila denda tersebut tidak dibayar maka diganti dengan pidana penjara selama 3 (tiga) bulan.
  6. Brigadir AI, Bintara Polrestabes Palembang, yang bersangkutan kasus narkoba, putusan Pengadilan Negeri Palembang dijatuhi hukuman penjara selama 4 (empat) tahun dan membayar denda sebesar Rp. 800.000.000,- (delapan ratus juta rupiah), dengan ketentuan apabila denda tersebut tidak dibayar maka diganti dengan pidana penjara selama 3 (tiga) bulan.
  7. Brigadir Naz, Bintara Polres Ogan Ilir, yang bersangkutan kasus narkoba, telah dilakukan tindak pemeriksaan urine terkait hal tersebut dan telah mengikuti Program Mang PeDeKa Jero ternyata urineny dinyatakan reaktif metamohetamine (shabu).
  8. Brigadir AS, Bintara Polres Ogan Komering Ulu, yang bersangkutan kasus narkoba, putusan Pengadilan Negeri Baturaja dijatuhi hukuman penjara selama 1 (satu) tahun dan 8 (delapan) bulan.
  9. Bripda DM Syaputra,Bintara Polres Ogan Komering Ulu, yang bersangkutan kasus narkoba, putusan Pengadilan Negeri Baturaja dijatuhi hukuman penjara selama 1 (satu) tahun.
  10. Bripda Rus, Bintara Polres Banyuasin, yang bersangkutan kasus narkoba terduga pelanggar telah mengikuti Program Mang PeDeKa Jero.
  11. Bripda MRMP, Bintara Polres Banyuasin, yang bersangkutan kasus narkoba terduga pelanggar telah mengikuti program Mang PeDeKa Jero.
  12. Bripda KA, Bintara Polres Banyuasin, yang bersangkutan kasus narkoba terduga pelanggar telah mengikuti program Mang PeDeKa Jero.
  13. Brigadir LH, Bintara Dit Samapta Polda Sumsel, yang bersangkutan kasus disersi tidak masuk dinas berturut-turut dari tanggal 2 januari 2020 hingga bulan juni 2020.
  14. Briptu HJ, Bintara Dit Samapta Polda Sumsel, yang bersangkutan disersi tidak masuk dinas berturut-turut dari tanggal 15 agustus 2019 s/d 30 september 2019.

Kapolda mengharapkan personel Polda Sumsel dapat mengambil hikmah serta pelajaran dari PTDH ini.

“Jadikan ini intropeksi diri dan cerminan agar menjadi pribadi yang baik dalam menjalankan tugas secara profesional dan melaksanakan tugas dengan baik serta bertanggung jawab sesuai peraturan yang berlaku,” kata jenderal polisi bintang dua ini. 

Artikel ini telah ditayangkan https://beritatotal.com/ dengan judul “Wow… Kapolda Pecat 14 Oknum Polisi di Sumsel, 12 Terlibat Narkoba 2 Disersi”

 (**RQ)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *