by

FPPI Mendirikan Posko Pengaduan Dugaan Kecurangan Dunia Pendidikan

Radar-Sumsel. Palembang Pendidikan merupakan upaya sistematis atau proses pembentukan karakter manusia agar menjadi sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas tinggi, baik dalam aspek intelektual, aspek spiritual, aspek sosial, dan aspek emosional. SDM yang berkulitas adalah elan vital bagi kemajuan sebuah peradaban bangsa dan Negara. Pendidikan sebagai wadah yang menunjang terbentuknya SDM yang berkualitas, baik melalui pendidikan formal, informal, maupun non-formal.

Tanpa adanya proses pedidikan, maka mustahil dapat terbentuknya SDM yang berkualitas. Akan tetapi, dibalik idealita pendidikan kita khususnya di daerah provinsi sumatera selatan  masih banyak terdapat oknum-oknum yang melakukan kejahatan dalam dunia pendidikan, sehingga akibatnya membuat tercorengnya wajah dunia pendidikan kita.

M. Sigit Muhaimin, S.H yang merupakan Koordinator Front Peduli Pendidikan Indonesia (FPPI) menyatakan bahwa di tengah masyarakat kita masih marak terjadinya kejahatan dalam dunia pendidikan khususnya didaerah Sumatera Selatan masih banyak terdapat oknum yang menggunakan ijazah palsu, adanya dugaan pungutan liar (pungli) masih kerap terjadi saat proses seleksi penerimaan peserta didik dan mahasiswa baru baik ditingkat SD-SMP sederajat hingga Perguruan Tinggi, dan juga terkait dengan ketidak tepatan pengunaan dana anggaran pendidikan, baik APBD dan APBN terjadi indikasi dugaan korupsi anggara danan pendidikan.

“Adanya keresahan ditengah masyarakat dalam dunia pendidikan Indonesia khususnya di Sumatera Selatan, masih banyak oknum-oknum yang menggunakan ijazah palsu, maraknya dugaan pungli terkait seleksi penerimaan peserta didik baru baik SD-SMP sederajat sampai perguruan tinggi, dan juga terkait penggunaan anggaran dana pedidikan APBN/APBD adanya indikasi tindak pidana korupsi. Oleh karena itulah, kami membuka Posko Pengaduan Kecurangan Dunia Pendidikan bagi masyarakat ” Ujar M. Sigit Muhaimin, S.H  (Senin, 30/6/20).

Melihat maraknya kejahatan dalam dunia pendidikan yang meresahkan mayarakat maka FPPI mendirikan Posko Pengaduan Dugaan Kecurangan Pendidikan yang beralamat di Jln. Patal Pusri Komplek PHDM IV No.18 A dan juga di Jln. Letnan Murod Lrg. Cengkeh kota Palembang, Sumatera Selatan. Pendirian Pokso tersebut bertujuan untuk menghimpun laporan dari masyarakat merasa menemukan indikasi kejahatan dalam dunia pendidikan.  

“kami mendirikan posko Pengaduan Kecurangan Dunia Pendidikan bertujuan untuk melayani dan menerima laporan dari masyarakat terkait adanya dugaan pungli pada saat penerimaan peserta didik/mahasiswa baru, dugaan indikasi korupsi penggunaan anggaran dana pendidikan, dan oknum-oknum yang menggunakan ijazah palsu” Ujar Efriyandi yang merupakan Sekretaris Koordinator FPPI

Selain itu, Kevin Adrian Islan, S.AP yang juga merupakan wakil Koordinator FPPI menyatakan bahwa kehadiran FPPI dalam pendirian Posko Pengaduan Kecurangan Dunia Pendidikan tersebut merupakan upaya untuk menjaga dan mewujudkan dunia pendidikan yang berkualitas kedepannya. Ia berharap semoga kedepannya wajah pendidikan Indonesia semakin mendekati idealita pendidikan sehingga melahirkan SDM yang berkualitas yang merupakan sumber kekuatan untuk Negara berkembang dan maju. (cy)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *