by

Pilkada Ogan Ilir 2020, Warga Berharap Pemimpin Baru dengan Gebrakan Baru

Radar Sumsel.com- INDRALAYA– Ogan Ilir merupakan satu diantara 7 Kabupaten kota di Sumsel yang akan melaksanakan Pilkada serentak tahun 2020. Sesuai dengan tahahapan PKPU, puncak Perhelatan Akbar ini akan digelar pada tanggal 23 September 2020 mendatang atau sekitar 9 bulan lagi.

Radar Sumsel.com mencoba melakukan wawancara terkait antusias dan apresiasi masyarakat umum dalam menyambut Pilkada Ogan Ilir mendatang. (06/01/2020)

Bagaimana tanggapan serta harapan masyarakat terkait Pilkada Ogan Ilir 2020 yang akan datang?

Berikut cuplikannya :

Mukminah (60) Warga Pemulutan mengatakan “Ya biasa saja pak, semuanya baik-baik saja. harapannya, ya semoga siapapun calon pemimpinnya, jika terpilih nanti semoga bisa mensejahterahkan rakyat. Ujar Mukminah penjual gorengan gerobak

Amrullah (32) Warga Indralaya Utara mengungkapkan  “Ya aman-aman saja Pak, biasa saja. harapannya semoga Pilkada nanti tetap damai dan semoga terpilih pemimpin yang perhatian dan peduli terhadap rakyat miskin. Ungkap Amrullah yang juga berprofesi sebagai ojek becak motor.

Ari Setiawan (25) Warga Muara Kuang mengutarakan  “semua masih terkendali, kondusif Pak, tidak ada yang ribut soal pilkada. Masyarakat kita juga sudah cerdas semua. Harapannya ya banyak sekali Pak, Ogan Ilir ini kan Kabupaten yang cukup luas, kaya dan strategis. Harus dikelolah dengan benar. Oleh karena itu Ogan Ilir harus dipimpin oleh orang-orang baru, muda, visioner dan berani mengambil risiko untuk membenahi segala ketertinggalan ini. Kita juga bisa merasakan di 5 tahun terakhir ini, tidak ada yang begitu membanggakan, stagnan. Ujar Ari Mahasiswa Stisipol semester 3 yang juga sebagai Aktivis.

Disambut juga pendapat Novriansyah Aktivis Kampus Muhammadiyah Palembang yang jug kelahiran Ogan Ilir. “Kami dak pulo banyak pintaan, ke depan infrastruktur bagus, harga hasil pertanian dapat stabil misalnya karet, sawit dan hasil pertanian lainnya”.  Kami sebagai generasi muda juga berharap agar lapangan kerja untuk anak-anak muda. Jangan sampai anak muda hanya menjadi buru kasar dan tidak menentu arah nasibnya” Tutupnya

(**AR)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *